Buah Merah adalah sejenis
buah tradisional dari
Papua. Oleh masyarakat
Wamena, Papua, buah ini disebut
kuansu. Nama ilmiahnya
Pandanus Conoideus Lam karena tanaman Buah Merah termasuk tanaman keluarga
pandan-pandanan
dengan pohon menyerupai pandan, namun tinggi tanaman dapat mencapai 16
meter dengan tinggi batang bebas cabang sendiri setinggi 5-8 m yang
diperkokoh akar-akar tunjang pada batang sebelah bawah.
Kultivar
buah berbentuk lonjong dengan kuncup tertutup daun buah. Buah Merah
sendiri panjang buahnya mencapai 55 cm, diameter 10-15 cm, dan bobot 2-3
kg. Warnanya saat matang berwarna merah marun terang, walau sebenarnya
ada jenis tanaman ini yang berbuah berwarna coklat dan coklat
kekuningan.
Bagi masyarakat di Wamena, Buah Merah disajikan untuk makanan pada
pesta adat bakar batu. Namun, banyak pula yang memanfaatkannya sebagai
obat. Secara tradisional, Buah Merah dari zaman dahulu secara turun
temurun sudah dikonsumsi karena berkhasiat banyak dalam menyembuhkan
berbagai macam penyakit seperti mencegah penyakit mata, cacingan, kulit,
dan meningkatkan stamina.
A. Kanker dan Tumor
Kanker dan tumor - salah satu penyakit pembunuh nomor satu di dunia -
disebabkan oleh abnormalitas sel dalam tubuh. Kanker ini bisa menyerang
bagian tubuh mana pun, seperti rahim, payudara, bahkan otak. Penyakit
kanker yang sudah parah bisa menyebabkan kematian.
Peran Buah Merah dalam membantu penyembuhan kanker ini dipengaruhi
oleh kandungan tokoferol dan betakarotennya yang relatif tinggi. Kedua
senyawa kimia ini bekerja sama sebagai antioksidan dan meningkatkan
sistem kekebalan tubuh.
Sebagai antioksidan, kedua senyawa ini berperan mencegah dan menekan
pertumbuhan sel-sel kanker. Omega 3 yang terkandung di dalam Buah Merah
juga bisa berfungsi memperbaiki jaringan sel yang rusak, sehingga sangat
disarankan bagi penderita kanker payudara.
Penderita kanker yang sudah membaik biasanya meminum sari Buah Merah
sebanyak satu sendok teh dua kali sehari. Jika sudah meminum sari buah
ini, disarankan tidak mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin E
karena vitamin E yang terkadung dalam sari Buah Merah sudah tinggi.
Kondisi kolesterol juga harus selalu diperiksa, karena beberapa orang
yang mengonsumsi sari Buah Merah kolesterolnya cenderung meningkat.
Disarankan pula sebelum mengonsumsi sari Buah Merah, penderita kanker
berkonsultasi dengan dokter dan herbalis yang ahli menangani penyakit
kanker.
B. HIV/AIDS
HIV (human immunodeficiency virus) yang menyebabkan AIDS (aquired
imunodeficiency syndrome), menyerang tubuh manusia hingga sistem
kekebalan tubuhnya menjadi lemah atau hilang.
Oleh sebab itu, orang yang terinfeksi HIV dan mempunyai penyakit
lain, biasanya tidak bisa sembuh karena tidak mempunyai sistem kekebalan
tubuh yang bisa melawan penyakit. Hal inilah yang menyebabkan kematian
penderita AIDS.
Dalam kasus HIV/AIDS, sari Buah Merah akan memperbaiki sistem
kekebalan tubuh dan memecah senyawa protein yang menjadi makanan virus
HIV/AIDS. Akibatnya, virus HIV/AIDS tersebut semakin melemah karena
tidak memperoleh makanan untuk pertumbuhannya.
Salah satu senyawa kimia yang ada di dalam sari Buah Merah adalah
tokoferol atau vitamin E dan betakaroten. Tokoferol dan betakaroten
inilah yang berfungsi sebagai antioksidan dan bisa meningkatkan sistem
kekebalan tubuh yang menjadi masalah utama pengidap HIV/AIDS.
Kedua senyawa ini juga bisa menangkal radikal bebas. Dengan sistem
kekebalan tubuh yang meningkat inilah, pasien pengidap AlDS diharapkan
bisa melawan penyakit yang menyerang. Tokoferol dan betakaroten tersebut
juga bekerja sama untuk memecah senyawa asam amino yang dibutuhkan oleh
HIV, sehingga virus tersebut tidak memperoleh makanan untuk
kelangsungan hidupnya.
Protein yang tinggi di dalam Buah Merah juga bisa membantu asupan
protein yang diperlukan oleh penderita AIDS. Kombinasi dengan pegagan
dan sambiloto juga bisa dilakukan, karena pegagan bisa berfungsi sebagai
antivirus dan sambiloto sebagai antibiotik atau antiradang.
Untuk membantu penyembuhan AIDS, Buah Merah ini sebaiknya dikonsumsi
sebagai pendamping dan tidak meninggalkan obat-obatan dari dokter.
Minyak Buah Merah bisa diberikan sebanyak satu sendok teh tiga kali
sehari.
C. Darah Tinggi
Penyakit tekanan darah tinggi disebabkan kerja jantung yang berfungsi
sebagai pemompa darah tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kerja
jantung dalam memompa darah yang terlalu cepat inilah yang dinamakan
penyakit tekanan darah tinggi.
Salah satu pemicu gejala ini adalah darah kekurangan oksigen atau
darah yang terlalu kental. Tekanan darah tinggi yang dibarengi dengan
penyempitan pembuluh darah bisa mengakibatkan stroke.
Peran tokoferol alami dalam Buah Merah inilah yang kemudian bekerja
mengencerkan darah dan memperlancar sirkulasi darah, sehingga kandungan
oksigen dalam darah menjadi normal. Bila kekentalan darah dan kandungan
oksigen menjadi normal, otomatis tekanan darah menjadi turun atau
normal.
D. Asam Urat
Penyakit asam urat terjadi karena fungsi lever tidak berjalan
sebagaimana mestinya, sehingga lever memproduksi asam urat berlebihan.
Asam urat ini kemudian tertampung di dalam ginjal dan menjadi batu,
selanjutnya melalui aliran darah dibawa ke tubuh dan mengumpul, terutama
di ujung-ujung jari tangan dan kaki.
Peran tokoferol dalam hal membantu penyembuhan asam urat adalah
mengencerkan dan memperlancar aliran darah, sehingga memperbaiki sistem
kerja lever. Sistem kerja lever yang benar ini kemudian bisa mengurangi
produksi asam urat dan memperbaiki daya kerja jantung. Lemak alami yang
ada di dalam Buah Merah juga bisa menghambat produksi asam urat yang
berlebihan.
Meskipun sudah mengonsumsi sari Buah Merah, penderita penyakit asam
urat harus tetap melakukan diet dengan berpantang makanan yang bisa
memicu penyakit asam urat.
E. Stroke
Stroke adalah penyakit yang menyerang otak. Penyakit ini biasanya
disebabkan oleh darah yang membeku dan dibarengi dengan penyempitan
pembuluh darah. Penyakit tekanan darah tinggi juga menjadi salah satu
pemicu penyakit ini.
Jika tekanan darah meningkat, darah menggumpal, dan terjadi
penyempitan pembuluh darah, suplai darah ke otak akan berkurang. Bahkan,
pembuluh darah bisa pecah. Penyakit ini bisa mengakibatkan kelumpuhan
pada anggota badan, baik kelumpuhan total maupun kelumpuhan sebagian
tubuh.
Peran Buah Merah adalah mencegah dan membantu pengobatan serangan
stroke. Senyawa kimia yang berperan adalah tokoferol. Tokoferol yang ada
dalam Buah Merah adalah tokoferol alami dan berfungsi mencegah
penggumpalan darah dengan mengencerkannya.
Efeknya, penggumpalan darah bisa dihindari dan aliran darah ke otak
menjadi lancar. Buah Merah juga berfungsi untuk memperbaiki sistem kerja
jantung sehingga tekanan darah yang terlalu tinggi bisa menurun.
Sari Buah Merah dalam mencegah dan membantu penyembuhan stroke bisa
dikonsumsi sebanyak satu sendok teh 2-3 kali sehari. Selain itu,
penderita stroke dianjurkan memperhatikan pola makan dengan melakukan
diet dan tidak mengonsumsi warfarin.
F. Gangguan pada Mata
Penyakit yang sering menyerang mata, seperti kebutaan sementara dan
penyakit rabun, biasanya disebabkan tubuh kekurangan vitamin A.
Sementara itu, vitamin A tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh. Di
sinilah peran betakaroten dalam Buah Merah. Betakaroten yang diserap
oleh tubuh kemudian akan diubah menjadi vitamin A.
G. Herpes
Herpes adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh virus herpes.
Penyakit ini ditandai dengan adanya bintil-bintil berair di bagian kulit
yang berasa sangat gatal. Bintil-bintil penyakit ini bisa menyerang
seluruh tubuh atau di daerah di sekitar alat kelamin.
Saat ini dikenal dua macam penyakit herpes yaitu herpes yang
menyerang kulit dan herpes yang menyerang kelamin. Herpes kulit bisa
menyerang seluruh bagian permukaan kulit tubuh dan herpes kelamin
umumnya menyerang daerah di sekitar alat kelamin manusia. Penyebaran
virus ini biasanya lewat hubungan seksual, pakaian, keringat, dan dari
lingkungan yang tidak sehat.
Secara empiris, pengidap herpes yang mengonsumsi sari Buah Merah dan
mengoleskan minyaknya di daerah tubuh yang terkena herpes mengalami
kesembuhan. Meskipun demikian, secara ilmiah belum diketahui senyawa apa
yang bisa menyembuhkan herpes tersebut.
H. Diabetes Mellitus
Diabetes mellitus sering juga disebut dengan penyakit gula darah.
Penyakit ini disebabkan kerja pankreas terganggu, sehingga tidak bisa
memproduksi insulin secara cukup. Akibatnya, metabolisme karbohidrat
terganggu dan glukosa tidak dapat diolah oleh tubuh, kandungan gula di
dalam darah meningkat yang kemudian dikeluarkan bersama dengan urine.
Gejala penyakit gula darah ini adalah adanya kandungan gula dalam
urine, turunnya berat badan, selalu haus dan lapar, dan buang air kecil
secara terus-menerus. Pengobatan secara medis untuk penyakit ini adalah
dengan menyuntikkan insulin secara teratur. Di samping itu, penderita
perlu juga melakukan diet ketat dan mengatur pola makan.
Proses penyembuhan diabetes ini bisa dibantu dengan cara mengonsumsi
minyak Buah Merah karena vitamin E alami atau tokoferol yang
dikandungnya. Tokoferol dalam Buah Merah ini akan memperbaiki kerja
pankreas, sehingga fungsinya untuk mensekresi insulin menjadi sempurna.
Agar lebih memaksimalkan daya kerja minyak Buah Merah, penderita
diabetes mellitus dianjurkan melakukan diet dengan berpantang makanan
yang bisa menyebabkan timbulnya penyakit diabetes mellitus.
I. Osteoporosis
Osteoporosis atau pengeroposan tulang biasanya menyerang orang yang
sudah berusia lanjut, terutama kaum perempuan. Penyebab osteoporosis
adalah tubuh kekurangan kalsium, sehingga tubuh mengambil kalsium dari
tulang dan menyebabkan tulang menjadi keropos.
Kemampuan Buah Merah mencegah dan membantu penyembuhan osteoporosis
disebabkan sari buah ini mengandung kalsium yang tinggi. Dalam setiap
100 gram Buah Merah segar terkandung 54.000 mg kalsium. Mencegah dan
membantu penyembuhan osteoporosis bisa dilakukan dengan mengonsumsi Buah
Merah dalam bentuk pasta, Buah Merah segar, dan minyak Buah Merah.
J. Ambeien
Ambeien atau wasir sering juga disebut dengan hemoroid. Penyakit ini
disebabkan oleh pembengkakan di ujung saluran pelepasan atau dubur.
Orang yang terserang ambeien di bagian duburnya akan terasa panas dan
sakit. Perasaan tersiksa ini akan terjadi terutama setelah mengonsumsi
makanan pedas atau saat buang air besar (BAB).
Pada kasus ambeien yang parah, kadang-kadang kelenjar dubur bisa
sampai nongol keluar. Ambeien yang demikian ini oleh dokter biasanya
akan dioperasi.
Sampai sekarang banyak sekali penderita ambeien yang sudah sembuh
setelah mengonsumsi Sari Buah Merah dalam hitungan minggu. Meskipun
demikian, belum ada keterangan dari kalangan medis tentang khasiat sari
Buah Merah dalam menyembuhkan ambeien.
K. Lupus
Menurut survei yang dilakukan, sampai saat ini paling tidak ada 5.000
orang yang meninggal akibat penyakit lupus. Penyakit ini bisa diketahui
dengan adanya bercak-bercak berbentuk kupu berwarna merah seperti luka
bekas cakaran atau gigitan. Penyakit ini adalah penyakit autoimun yang
menyerang sistem kekebalan tubuh dari dalam dan tidak mampu mengenali
jaringan tubuhnya sendiri.
Sistem kekebalan tubuh penderita lupus biasanya menjadi liar dan
menyerang diri sendiri. Lupus yang sudah gawat bisa menyebabkan serangan
pada sendi, kulit, ginjal, hati, paru-paru, pembuluh darah, dan otak.
Biasanya penyakit ini juga dibarengi dengan nafsu makan dan berat badan
yang menurun, serta rambut rontok.
Penyakit lupus ada dua jenis, yakni discoid lupus erythematosus (DLE)
dan systemic lupus erythematosus (SLE). Lupus jenis DLE hanya
menyerang kulit. Lupus SLE lebih berbahaya daripada lupus DLE karena
menyerang organ tubuh bagian dalam dan sangat berbahaya.
Penyakit lupus menyerang ibu hamil bisa mengakibatkan keguguran.
Penderita lupus biasanya akan bertambah berat penderitaannya jika sering
terkena sinar matahari secara langsung. Sampai sekarang belum diketahui
secara pasti penyebab penyakit ini.
Peran Buah Merah dalam membantu penyembuhan penyakit lupus adalah
meningkatkan stamina tubuh penderita. Buah Merah dalam penyembuhan
penyakit ini berfungsi juga sebagai antioksidan.
Sari Buah Merah yang dikonsumsi diharapkan bisa meningkatkan sistem
kekebalan tubuh, sehingga stamina penderita kuat dan mampu melawan
penyakitnya sendiri. Sampai sekarang beberapa penderita lupus yang
mengonsumsi sari Buah Merah sudah menunjukkan perkembangan yang positif.
L. Meningkatkan Libido atau Aprodisiak
Secara testimonial sari Buah Merah banyak membantu meningkatkan
libido seksual kaum laki-laki. Namun, dari percobaan yang dilakukan
terhadap 10 orang laki-laki dengan berbagai tingkatan umur, pengaruhnya
berbeda-beda, tergantung pada kondisi fisiknya. Ada yang bereaksi 15
menit setelah meminumnya, ada yang satu jam atau dua jam, dan ada juga
yang tidak bereaksi sama sekali.
Vitamin E dalam jumlah tinggi pada Buah Merah tersebut bisa membantu
meningkatkan produksi sperma, terutama bagi laki-laki yang produksi
spermanya kurang. Kombinasi antara vitamin E tinggi dan jumlah energi
yang mencapai 360 kalori dalam buah segar inilah yang diduga bisa
berperan sebagai aprodisiak.
M. Membantu Meningkatkan Kecerdasan
Salah satu cara membantu meningkatkan kecerdasan otak manusia adalah
dengan merangsang pertumbuhan otak bayi sejak dalam kandungan dan dalam
masa pertumbuhan. Salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi asam
esensial berupa omega 3 dan omega 6.
Keduanya harus dikonsumsi bersama-sama agar daya kerjanya efektif.
Senyawa omega 3 dan omega 6 tersebut terdapat dalam Buah Merah sebanyak
7,8% dan 8,8%. Kedua omega ini bisa merangsang daya kerja otak yang
berlanjut meningkatkan daya kecerdasan otak.
Minyak Buah Merah untuk meningkatkan daya kerja otak ini bisa
dikonsumsi dalam bentuk minyak atau dipakai sebagai minyak goreng saat
menumis atau memasak makanan. Sementara itu, anak-anak dianjurkan
mengonsumsi sebanyak satu sendok teh sekali sehari.
(Sumber
: Buku
Keajaiban Buah Merah Kesaksian Dari Mereka yang Tersembuhkan, Penulis
Bernard T. Wahyu Wiryanta)